Rabu, 19 Juni 2013

Seperti Mereka, Seperti Yang Lainnya

Terbangun, terpikir dan berjalan
Mereka yang tetap paling agung
Paling mulia
Bukan mereka yang lainnya

Coba terus berpikir dan menjelaskan
Mencari titik kelayakan dan kepantasan
Untuk nantinya menjadi jawaban
Tentang apa yang belum terutarakan

Menerima dan meneruskan
Atau merelakan yang lainnya
Mempertahankannya
Hasil peluh lamunannya

Mereka berusaha
Mereka menyebutnya dalam doa
Dalam tawa
Dalam duka

Mereka bukan mereka yang lain
Mereka lebih mengerti
Sedang yang lain belum tentu merasakan

Mereka cenderung dihina
Mereka mencari sisi kepantasan sudut pandang
Sedang yang lainnya hanya bisa melihatnya dari jauh
Lalu mentertawakannya

Saya ada diantara mereka
Saya mengerti mengapa mereka
Saya mengerti bagaimana mereka

Saya melihat airmata mereka
Saya merasakan keringatnya
Saya bergenggaman dalam lamunannya
Saya mengharap yang terbaik untuk mereka

Saya berdiri bersama kekecewaan mereka
Seluruh tentang air mata mereka
Titik nadir kecemasan mereka
Yang berjalan bukan seperti seharusnya

-Arai-